Minggu, 24 Juni 2012

Kopdit Swastisari Siap Menjadi Kekuatan Ekonomi Baru


Kopdit Swastisari Siap Menjadi Kekuatan Ekonomi Baru


Koperasi Kredit (Kopdit) Swasti Sari Kupang, kini menjadi kekuatan pelaku ekonomi baru di NTT. Oleh Gubernur NTT, Kopdit Swasti Sari dinilai mampu mengakselerasi berbagai potensi, baik pertanian, peternakan, dan perdagangan.

"Dengan kemajuan yang dicapai tersebut, Kopdit Swasti Sari telah menjadi ikon koperasi di Kota Kupang khususnya, dan sekunder timur pada umumnya," tandas gubernur NTT dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Setda NTT, Eddy Ismail.

Dikatakan gubernur, Kopdit Swasti Sari telah memberikan konstribusi bagi terwujudnya NTT sebagai Provinsi Koperasi, dan Kota Kupang sebagai Kota Penggerak Koperasi. "Untuk itu, saya sampaikan terima kasih kepada pengurus dan anggota yang atas kerja kerasnya, telah memajukan Kopdit Swasti Sari," ujar gubernur sembari mengajak manajemen Kopdit Swasti sari untuk mendorong masyarakat, agar bergabung menjadi anggota.

"Karena makin banyak anggota, koperasi makin kuat. Kopdit Swasti Sari sudah melayani anggota lintas kabupaten/kota, sehingga statusnya segera diubah dari primer Kota Kupang menjadi primer provinsi," tambah gubernur.

Dikatakan gubernur, keberadaan Kopdit Swasti Sari sangat penting dan strategis, mengingat sebagian besar anggota dan masyarakat posisinya lemah secara ekonomi maupun posisi tawar. "Masyarakat banyak yang tidak mampu untuk akses kredit ke bank, karena syarat teknis, agunan maupun karena bunga. Dalam kondisi tersebut, peranan koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat, sangat diperlukan. Sehingga, dapat menghindarkan masyarakat dari praktek rentenir," imbuh gubernur.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Kopdit Swasti Sari Kupang, Cornelis Opun, yang kemarin didampingi Lambertus Kaha, ketua panitia RAT XXIII Kopdit Swasti Sari Kupang, menyebutkan, pinjaman yang dicairkan selama tahun buku 2011, sebanyak 5.252 orang dengan total Rp 75.656.200.000.

Pinjaman itu terbagi dalam tiga kategori, yakni usaha produktif, kesejahteraan dan pendidikan. Cornelis menambahkan, aset atau kekayaan Kopdit Swasti Sari tahun buku 2011 sebesar Rp 111.045.596.217, atau naik 49,41 persen jika dibandingkan tahun buku 2010 yang sebesar Rp 74.324.335.656.

"Surplus Hasil Usaha (SHU) Kopdit Swasti Sari tahun buku 2011 sebesar Rp 1.975.444.721, atau naik 64,35 persen, jika dibandingkan tahun buku 2010 yang hanya sebesar Rp 1.201.987.603.

Karena itu, selaku pengurus, kami menyampaikan banyak terima kasih kepada anggota yang telah mempercayakan dananya dikelola di koperasi ini," ujar Cornelis Opun yang diamini Lambertus Kaha. Sekedar tahu, RAT XXIII Kopdit Swasti Sari Minggu, (4/3) kemarin, dilaksanakan di Restoran Teluk Kupang, dan dihadiri ribuan anggotanya
0 Comments
Tweets
Komentar

0 komentar:

Poskan Komentar

Total Pengunjung

Exit Jangan Lupa Klik Like Ya

Followers

 

Kopdit Swasti Sari. Copyright 2012 All Rights Reserved Credit Union by Swasti Sari Melayani Yang Benar !